Pembaharuan
NEWS TICKER

PT CLIPAN FINANCE TBK BERSIKERAS TIDAK PENUHI TUNTUTAN KREDITUR

Saturday, 20 October 2018 | 12:48 pm
Reporter:
Posted by: Pembaharuan
Dibaca: 63

Pembaharuan,com BEKASI – Franklin S Trenol suami kreditur Vera Titian, Rabu (17/10/2018) menuntut dua tuntutan ke PT Clipan Finance Tbk, lantaran dirinya kecewa. Dua tuntutan itu, yakni pertama, memuat permintaan maaf PT Clipan Finance Tbk kepada istrinya Vera Titian yang harus dimuat di media nasional.

Kedua, cicilan kredit mobil atas nama Vera Titian dinyatakan lunas dengan memberikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil milik istrinya. Namun, melalui Manager PT Clipan Finance Tbk Edwin dan Kepala Divisi Colection Anja mengaku tidak bersedia memenuhi dua tuntutan kreditur tersebut, dengan alasan permintaannya itu terlalu memberatkan keuangan PT Clipan Finance Tbk.

“Kami tak bisa memenuhi dua tuntutan itu, karena kami menilai terlalu memberatkan manajemen dan kondisi keuangan perusahaan dan cicilan kredit mobilnya masih tiga tahun lagi ,” dalih Edwin saat konferensi pers di Kantor PT Clipan Finance, Rabu (17/10/2018).

Sikap PT Clipan Finance ini dilatar belakangi karena manajemen PT Clipan Finance mengaku sudah meminta maaf secara tertulis kepada kreditur dan secara tidak langsung kesalahan itu bukan diakibatkan oleh manajemen, tetapi karena sistem data mengalami error. Akibatnya, input pembayaran kreditur melalui virtual account mengalami keterlambatan.

“Apalagi saat itu libur panjang dan perusahaan tutup akibatnya sistem mengalami delay,” ujar Anja beralasan.

Namun Franklin tetap tak mau kompromi. Kata Edwin, suami Vera ini tetap mengajukan dua tuntutan itu harus dilaksanakan PT Clipan Finance.

“Dan sampai saat ini belum ada keputusan apapun di antara kedua pihak,” ucap Edwin.

Sebelumnya, Franklin bersikeras menuntut PT Clipan Finance karena menilai kinerja PT Clipan Finance Tbk tidak profesional yang membuat kondisi rumah tanggganya sempat mengalami ketidaknyaman.

Masalah itu kata Franklin, bermula saat dirinya dituding PT Clipan Finance Tbk bahwa selama dua bulan dirinya belum melunasi cicilan kredit mobilnya.

“Selama dua bulan berturut-turut dari Mei dan Juni 2018 saya dinyatakan belum membayar cicilan, padahal saya ada bukti transfer yang membuktikan saya sudah melunasi sebelum tanggal jatuh tempo,” terang Franklin.

Akibat masalah itu, kata Franklin, rumah tangganya sempat cekcok dan tidak dipercaya oleh istrinya gara-gara ribut masalah pembayaran kredit mobil.

“Saya jelas dirugikan dan terganggu rumah tangga saya dengan tidak becusnya sistem mereka itu. Meskipun pihak manajemen akhirnya mengakui kesalahannya akibat errornya sistem penginputan data mereka,” tutur dia lagi.

Tuntutan Franklin saat ini menagih janji Kepala Kantor Cabang PT Clipan Tbk soal permohonan maaf mereka yang harus dimuat di media nasional selama satu bulan. Karena sejak Juni lalu, janji itu belum juga dilaksanakan Kepala Kantor Cabang PT Clipan Finance Kota Bekasi. (Banggas/R2)

 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

pembaharuan.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.